kalo udah baca silahkan kasih komentar...Bebas asal tidak SARA.Thanks. Buat sementara bakal diposting 1 minggu sekali...
Setiap RE-POST akan ditampilkan sumber aslinya,,jadi mohon bagi yang repost tulisan saya juga menampilkan sumber ini...JANGAN MEMBAJAK!!!
(jika anda ingin me-repost. harap memberi komen. lalu saya akan mengirimnya melalui email anda.hatur nuhun)

Bentuk Hukum

a) Hukum Tertulis
• Dikodifikasikan
Kodifikasi ialah pembukuan jenis-jenis hukum tertentu dalam sebuah kitab undang-undang yang disusun secara sistematis dan lengkap. Tujuan dari kodifikasi hukum tertulis ini adalah untuk memperoleh kepastian tentang hukum, penyederhanaan penyusunan hukum, dan kesatuan hukum.
Di Indonesia, hukum-hukum yang telah dikodifikasikan diantaranya adalah Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Undang-Undang Dasar 1945, dan lain-lain.

• Tidak Terkodifikasi
Selain itu terdapat pula hukum yang tertulis, tetapi tidak dikodifikasikan. Yang dimaksud dengan hukum yang tidak terkodifikasi ialah, hukum yang membahas suatu hal, tetapi tidak dimasukkan ke dalam sebuah kitab undang-undang walaupun membahas hal yang sama.
Hukum tertulis yang tidak terkodifikasi umumnya merupakan penjelas atau penegas dari aturan-aturan yang telah tercantum dalam kitab undang-undang. Di Indonesia, hukum tertulis yang tidak terkodifikasi diantaranya adalah Perda, PP, dan peraturan-peraturan lainnya.

b) Hukum Tidak Tertulis
Dalam kehidupan masyarakat, terdapat beberapa aturan yang telah dianggap sebagai aturan hukum. Walaupun aturan-aturan tersebut tidak tertulis dan terkodifikasi, masyarakat akan tetap mematuhi dan melaksanakan apa-apa yang telah diatur oleh hukum tersebut. Inilah yang disebut hukum tidak tertulis.
Di Indonesia, hukum tidak tertulis disebut dengan hukum adat.

0 komentar: