kalo udah baca silahkan kasih komentar...Bebas asal tidak SARA.Thanks. Buat sementara bakal diposting 1 minggu sekali...
Setiap RE-POST akan ditampilkan sumber aslinya,,jadi mohon bagi yang repost tulisan saya juga menampilkan sumber ini...JANGAN MEMBAJAK!!!
(jika anda ingin me-repost. harap memberi komen. lalu saya akan mengirimnya melalui email anda.hatur nuhun)

Fungsi dan Sifat Hukum

Fungsi Hukum:
a) Material (Materieel Recht)
Hukum material ialah hukum yang mengatur tentang perintah dan larangan untuk dapat memberikan perlindungan dan keadilan dalam masyarakat. Dengan kata lain, hukum material berisi kaidah-kaidah hukum, yakni perintah, larangan dan akibat yang menyertainya. Artinya hukum material adalah hukum yang memberikan batasan yang tegas antara yang benar dan yang salah.

b) Formal (Formeel Recht of Procesrecht)
Hukum formal ialah hukum acara yang merupakan turunan dari hukum material. Hukum formil, disebut juga hukum acara, mengatur tentang bagaimana mempertahankan dan melaksanakan hukum yang diatur dalam hukum material, serta bagaimana tata cara mengajukan perkara ke pengadilan, jalannya pengadilan, serta bagaimana hakim mengambil keputusan.
Sifat Hukum:
a) Memaksa (Dwingend Recht)
Hukum yang memaksa, atau sering pula disebut dengan hukum mutlak, ialah peraturan-peraturan yang tidak dapat diganggu gugat dalam keadaan seperti apapun. Aturan ini mengikat tanpa syarat dan harus dipatuhi oleh siapapun.
Dalam pelaksanaannya, negara sebagai pembuat hukum yang memaksa memiliki seperangkat alat. Dimana alat-alat tersebut memiliki fungsi sebagai pengawas dipatuhinya hukum yang bersifat memaksa. Alat tersebut ialah kepolisian, dan kejaksaan.
b) Mengatur (Aanvullend Recht)
Hukum yang bersifat mengatur, sering pula disebut hukum tambahan, hukum relatif atau hukum dispositif. Hukum mengatur ialah hukum yang dapat diabaikan apabila pihak-pihak yang bersangkutan telah mencapai kesepakatan dalam penyelesaian masalah hukumnya.
Hukum mengatur biasanya merupakan anjuran-anjuran, maupun aturan-aturan yang tidak mengikat. Hukum yang bersifat mengatur jika tidak dipatuhi biasanya tidak menyebabkan sanksi yang amat berat. Disamping itu, hukum yang mengatur dapat diabaikan apabila pihak-pihak yang berkepentingan telah memiliki perjanjian terhadap hal yang sama.

0 komentar: