kalo udah baca silahkan kasih komentar...Bebas asal tidak SARA.Thanks. Buat sementara bakal diposting 1 minggu sekali...
Setiap RE-POST akan ditampilkan sumber aslinya,,jadi mohon bagi yang repost tulisan saya juga menampilkan sumber ini...JANGAN MEMBAJAK!!!
(jika anda ingin me-repost. harap memberi komen. lalu saya akan mengirimnya melalui email anda.hatur nuhun)

Filsafat Administrasi

Dalam kehidupannya, baik secara pribadi, kelompok maupun masyarakat, manusia didasarkan pada akalnya memiliki keinginan untuk hidup selaras dengan kebenaran yang dianutnya. Oleh karena itu, ia cenderung untuk hidup teratur, dalam dalam segala aktifitasnya. Oleh karena itu dalam perkembangannya muncullah administrasi sebagai suatu kajian mengenai keteraturan hidup yang didambakan setiap umat manusia. Dimana hal tersebut bukan saja berlaku dalam ruang lingkup kehidupan manusia yang sederhana (misalnya kehidupan sehari-hari), tetapi lebih utama dalam kompleksitas kehidupan manusia dalam masyarakat. Dimana administrasi mendasari dan memberi acuan dalam setiap gerak-gerik manusia dalam masyarakat.


Dari pemahaman diatas, dapat kita ketahui bahwa dalam secara ontologis, administrasi merupakan sebuah merupakan kajian yang muncul dari aliran positivistik, yakni memandang bahwa administrasi yang memiliki tujuan berupa keselarasan dan keteraturan merupakan kebenaran dan kebaikan yang sifatnya general atau memiliki kesamaan bagi semua umat manusia. Selain sifatnya yang umum, administrasi juga dibangun atas rasionalitas manusia. Hal ini menunjukkan bahwa ilmu administrasi dibangun tidak semata-mata didasarkan atas empirisme, namun didasarkan juga pada hasil pemikiran manusia. Bahkan pada prosesnya, seringkali perkembangan ilmu administrasi diawali terlebih dahulu dari perkembangan yang berdasarkan pada rasio.

Pemikiran-pemikiran atas dasar administrasi yang demikian pada perkembangannya membawa pada rancang bangun administrasi yang mengisyaratkan bahwa administrasi ialah sebuah proses pengaturan yang secara umum terbagi menjadi dua bidang sebagai batasannya yaitu administrasi negara/publik dalam urusan-urusan yang mengatur hajat hidup masyarakat umum, dan administrasi bisnis/privat yang secara khusus mengatur urusan-urusan personal. Adapun pembatasan demikian kemudian menjadi tolakan bagi berkembangnya potensi dan pemikiran-pemikiran mengenai administrasi baik dalam ranah keilmuan maupun ranah praktis.

Secara epistimologis, rancang bangun administrasi harus dapat dipahami dengan berbagai cara, sehingga administrasi sebagai ilmu dapat terbangun utuh dan dapat membawa pada tujuan ilmu itu sendiri. Secara objektif, harus disadari bahwa administrasi, meski memiliki tujuan yang sama, tetapi memiliki ke-khasannya masing-masing, sehingga selalu diperlukan berbagai perkembangan dan modifikasi atas berbagai teori administrasi yang ada. Dengan demikian maka administrasi akan tetap dapat sesuai posisi dan proporsinya pada semua aspek kehidupan masyarakat, bahkan dalam berbagai entitas, maupun kemampuan menalar dan memahami pada aktor-aktornya. Secara subjektif, substansi administrasi mesti dapat dipahami oleh pelaku-pelakunya, sehingga dengan demikian, pengaturan-pengaturan yang ada dapat dilaksanakan dengan baik, meskipun pada keadaannya, praktek administrasi tidak dapat dilaksanakan secara utuh.

Ilmu administrasi yang sifatnya apriori, tentu tidak dapat dilepaskan dari pandangan-pandangan skeptis terhadapnya. Oleh karena itu dalam mengembangkan ilmu administrasi, ilmuwan harus mampu mengawal praktek administrasi hingga kebenaran keilmuan didapatkan melalui pembuktian. Disamping itu, pelaku administrasi juga harus dapat menjaga etika dan moral dari administrasi, dimana etika tersebut bersumber dari kaidah dan aturan kehidupan masyarakat.

Hal tersebut amat berkenaan dengan aspek aksiologis dari administrasi. dimana administrasi harus dapat ditemui kebenaran dalam berbagai aspeknya sebagai ilmu pengetahuan yakni kebenaran asal mula, kebenaran pengungkapan, kebenaran memandang, kebenaran bentuk, kebenaran isi, kebenaran konsep dan kebenaran teori.

0 komentar: