kalo udah baca silahkan kasih komentar...Bebas asal tidak SARA.Thanks. Buat sementara bakal diposting 1 minggu sekali...
Setiap RE-POST akan ditampilkan sumber aslinya,,jadi mohon bagi yang repost tulisan saya juga menampilkan sumber ini...JANGAN MEMBAJAK!!!
(jika anda ingin me-repost. harap memberi komen. lalu saya akan mengirimnya melalui email anda.hatur nuhun)

Filsafat Ilmu

Dalam melakukan kajian filsafati mengenai berbagai bidang keilmuan, maka perlu dikedepankan dahulu beberapa pengertian dalam mendalami kajian filsafat ilmu. Dalam filsafat ilmu, secara singkat, akan ditemui setidaknya tiga titik tolak dalam menilai kaidah keilmuan berbagai bidang ilmu, yakni ontologis, epistimologis, dan aksiologis.

· Ontologis, merupakan perpaduan dua kata dalam bahasa Yunani, yakni Ontos (Ada), dan Logos (Ilmu), sehingga dapat diartikan bahwa ontologis merupakan suatu kajian mengenai yang “ada”, yang mana hal ini menunjukkan bahwa ilmu itu bersifat empiris karena “ada/hadir dari sesuatu yang ada/eksis (dari adanya fenomena)”. Secara singkat, ontologis menjawab pertanyaan “mengapa ilmu itu ada”
· Epistimologis,merupakan perpaduan dua kata dalam bahasa Yunani, yakni Episteme (Pengetahuan) dan Logos (Ilmu), sehingga dapat diartikan bahwa epistimologis merupakan suatu kajian bagaimana sesuatu yang “ada” tersebut dibangun untuk keperluan Ilmu Pengetahuan. Hal ini menunjukkan bahwa kajian epistimologi akan menjawab serangkaian pengetahuan yang dibangun dalam sebuah ilmu.
Aksiologis, merupakan perpaduan dua kata dalam bahasa Yunani, yakni Axion (Nilai) dan Logos (Ilmu), yang secara singkat akan menjelaskan bagaimana ilmu tersebut memberi nilai kegunaan, atau digunakan dalam kehidupan yang didasarkan pada moral dan tanggung jawab sosial.

0 komentar: