kalo udah baca silahkan kasih komentar...Bebas asal tidak SARA.Thanks. Buat sementara bakal diposting 1 minggu sekali...
Setiap RE-POST akan ditampilkan sumber aslinya,,jadi mohon bagi yang repost tulisan saya juga menampilkan sumber ini...JANGAN MEMBAJAK!!!
(jika anda ingin me-repost. harap memberi komen. lalu saya akan mengirimnya melalui email anda.hatur nuhun)

Filsafat Sosial

Manusia adalah makhluk sosial, merupakan istilah yang telah umum kita ketahui. Namun demikian ungkapan tersebut hanya akan menjadi ungkapan kosong jika kita tidak menyadari makna dari ungkapan tersebut. Sejak awal keberadaannya, manusia memiliki kecenderungan untuk bersosialisasi dengan manusia lainnya, disamping adapula kecenderungan untuk menyendiri. Melalui kecenderungan untuk bersosialisasi itulah manusia kemudian memenuhi kebutuhannya untuk mengaktualisasi diri, atau bahkan untuk mendapatkan pengakuan dari manusia lain atas eksistensi dirinya dan tentu saja dalam sosialisasi yang dilakukan terjadi berbagai interaksi sosial. Hal itulah yang menjadi dasar filosofis dari dari filsafat sosial.


Secara ontologis, seperti telah dijelaskan diatas bahwa ilmu sosial muncul dari adanya fenomena berupa interaksi antar manusia, oleh karena itu, dalam perkembangannya, ilmu sosial secara murni muncul dari empirisme yang sifatnya das sein, bukan das sollen. Selain itu, ilmu sosial juga bersifat non-etik, artinya rancang bangun ilmu sosial tidaklah menilai betul salah atau bagaimana seharusnya, akan tetapi ilmu sosial memiliki karakteristik untuk memahami apa yang terjadi, serta sebab dan akibat yang melingkupinya.

Secara epistimologis, ilmu sosial merupakan ilmu yang bersifat kumulatif, artinya ialah ilmu yang dapat dikembangkan dan diperdalam terus-menerus sebagai jawaban atas semakin kompleksnya masalah sosial yang melingkupinya. Oleh karena itu dalam perkembangannya kemudian, ilmu sosial tumbuh menjadi cabang-cabang ilmu tersendiri yang juga terus berkembang, misalnya sosiologi, antropologi, politik, hukum, ekonomi, dan sebagainya.

Pada aspek kajian aksiologis, ilmu sosial tidaklah berperan secara langsung/prktis dalam kehidupan masyarakat. Namun demikian ilmu sosial, yang pada dasarnya berusaha memahami dan menjelaskan fenomena dalam masyarakat dapat berperan dalam membentuk etika dan moral masyarakat yang selaras bagi kepentingan seluruh umat manusia.

0 komentar: